Haruskah Anda menyesuaikan AutoCount atau membuat ERP khusus?
Ini adalah pertanyaan penting.
Jika Anda salah mengkustomisasi, sistem akuntansi menjadi kelebihan beban. Jika Anda membuat ERP kustom terlalu dini, proyek mungkin menjadi lebih besar dari yang dibutuhkan.
Jawaban yang benar tergantung pada alur kerja Anda.
- Periksa Cakupan AutoCount Saya*
# Anda tidak terjebak karena Anda kekurangan pilihan perangkat lunak
Anda terjebak karena batasnya tidak jelas.
AutoCount mungkin bagus untuk pencatatan akuntansi dan bisnis. Namun operasi Anda mungkin memerlukan alur kerja gudang, persetujuan pengadaan, pelacakan logistik, tindak lanjut CRM, atau pelaporan AI seputar hal tersebut.
Pertanyaannya bukanlah apakah AutoCount baik atau buruk. Pertanyaannya adalah pekerjaan apa yang harus dilakukannya.
# Saat kustomisasi AutoCount mungkin cukup
# 01
Alur kerjanya dekat dengan akuntansi
Jika kebutuhan utamanya adalah format dokumen, tampilan laporan, bidang data sederhana, atau proses terkait akuntansi, penyesuaian mungkin sudah cukup.
# 02
Prosesnya tidak terlalu membebani departemen
Jika hanya tim kecil yang terlibat, solusi yang lebih ringan mungkin bisa berhasil.
# 03
Data sudah tersimpan rapi di AutoCount
Jika AutoCount memiliki data yang benar dan hanya presentasi atau alur kerja kecil yang hilang, penyesuaian mungkin cocok.
# Saat custom ERP mungkin lebih baik
# 01
Beberapa departemen terlibat
Penjualan, gudang, pembelian, logistik, akun, dan manajemen masing-masing memerlukan layar dan aturan yang berbeda.
# 02
Alur kerja terjadi sebelum akuntansi
Penerimaan, pengambilan, persetujuan, pengiriman, dan tindak lanjut pelanggan sering kali terjadi sebelum catatan akuntansi diselesaikan.
# 03
Staf memerlukan tindakan berbasis peran
Alur kerja ERP mungkin memerlukan persetujuan, tugas, pengingat, status, dan jejak audit.
# 04
Anda memerlukan UI seluler atau operasional
Staf gudang, pengemudi, tenaga penjualan, dan manajer mungkin memerlukan antarmuka yang bukan layar bergaya akuntansi.
# Cara praktis untuk memutuskan
Gunakan aturan ini:
Jika masalahnya sebagian besar tentang catatan akuntansi, sesuaikan AutoCount. Jika masalahnya adalah tentang alur kerja bisnis sebelum, sekitar, atau setelah akuntansi, buatlah lapisan integrasi atau ERP kustom.
# Pertanyaan untuk ditanyakan
- Apakah kesulitannya di dalam akuntansi atau di luar akuntansi?
- Departemen mana saja yang terlibat?
- Apakah prosesnya memerlukan persetujuan?
- Apakah stok berpindah secara fisik?
- Apakah sistem memerlukan pengguna seluler?
- Apakah data perlu dialirkan ke AutoCount hanya setelah diperiksa?
- Apakah pengguna menghindari alur kerja saat ini?
# Pertanyaan Umum
# Bisakah kita melakukan keduanya?
Ya. Banyak bisnis memerlukan AutoCount ditambah lapisan alur kerja khusus.
# Akankah ERP khusus menggantikan AutoCount?
Belum tentu. AutoCount dapat tetap menjadi tulang punggung akuntansi.
# Apakah ERP custom lebih mahal?
Bisa saja, namun hal ini juga dapat mencegah kesalahan alur kerja yang mahal jika bisnis memerlukannya.
# Bagaimana kita memutuskan dengan aman?
Mulailah dengan audit sistem sebelum melakukan pengembangan.
# Masih belum yakin?
Itulah sebabnya langkah pertama adalah memahaminya terlebih dahulu.
- Pesan Audit Sistem*